Berita Terkini

Seputar Universitas Muhammadiyah Lamongan

Pendidikan

08 September 2026 | 16:38 WIB

UMLA Bidik Generasi Muda Timor-Leste, Perluas Promosi Pendidikan ke Ranah Internasional

Admin Lesikom

Admin Web

#Kegiatan

DILI, TIMOR-LESTE — Langkah Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) menuju perguruan tinggi berwawasan internasional terus dilakukan. Kali ini, UMLA menyapa langsung ratusan pelajar di Timor-Leste melalui kegiatan promosi pendidikan yang berlangsung di PBI Timor-Leste, Selasa (8/9/2026). Sekitar 500 siswa SMA dari sejumlah sekolah di Timor-Leste hadir dalam kegiatan tersebut. Pertemuan ini menjadi ruang bagi UMLA untuk memperkenalkan kehidupan perguruan tinggi di Indonesia sekaligus memberikan gambaran mengenai kesempatan melanjutkan pendidikan bagi generasi muda Timor-Leste. Informasi mengenai UMLA disampaikan oleh Kepala Leksikom, Admisi dan Promosi UMLA, Dr. Sulistiyowati, M.Kes. Ia memaparkan berbagai pilihan program studi, fasilitas pembelajaran, suasana akademik, serta peluang pengembangan kompetensi yang dapat diperoleh mahasiswa selama menempuh studi di UMLA. Tidak hanya berbicara mengenai akademik, presentasi juga memberikan gambaran tentang pengalaman menjadi mahasiswa di Indonesia. Para pelajar diperkenalkan pada berbagai kesempatan untuk mengembangkan diri, membangun relasi, serta memperoleh pengalaman lintas budaya selama menjalani kehidupan kampus. “Pertemuan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk lebih dekat dengan generasi muda Timor-Leste. UMLA ingin memberikan ruang dan kesempatan kepada mereka yang memiliki cita-cita melanjutkan pendidikan di Indonesia,” kata Dr. Sulistiyowati, M.Kes. Menurutnya, hubungan Indonesia dan Timor-Leste tidak hanya dapat dibangun melalui kerja sama antar lembaga, tetapi juga melalui interaksi generasi muda. Pendidikan dinilai menjadi salah satu cara yang strategis untuk memperkuat hubungan tersebut. Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Para siswa tidak hanya mengikuti presentasi, tetapi juga aktif berdiskusi dan menyampaikan sejumlah pertanyaan mengenai program studi, mekanisme pendaftaran, pembiayaan pendidikan, fasilitas kampus, serta peluang menjadi mahasiswa internasional di UMLA. Kegiatan di Timor-Leste sekaligus menjadi bagian dari penguatan internasionalisasi UMLA. Dengan memperkenalkan kampus secara langsung kepada calon mahasiswa di luar negeri, UMLA berupaya memperluas jejaring sekaligus membuka akses pendidikan tinggi bagi generasi muda dari negara tetangga. Kehadiran UMLA di tengah pelajar Timor-Leste menjadi penanda bahwa perjalanan internasionalisasi kampus tidak hanya dibangun melalui kerja sama kelembagaan, tetapi juga melalui perjumpaan langsung dengan calon generasi penerus. penulis : sulis editor : Bait

Event

08 September 2026 | 11:32 WIB

UMLA Perluas Jejaring Internasional melalui Indonesian Education Fair 2026 di Timor-Leste

Admin Lesikom

Admin Web

#Kegiatan

DILI, TIMOR-LESTE — Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) terus memperluas kiprahnya di tingkat internasional. Kali ini, UMLA hadir dalam Indonesian Education Fair (IEF) 2026 yang berlangsung pada 8–10 September 2026 di KBRI Dili, Timor-Leste. Keikutsertaan tersebut menjadi kesempatan bagi UMLA untuk memperkenalkan kampus, program studi, dan berbagai peluang pendidikan kepada masyarakat Timor-Leste. Di saat yang sama, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk membangun komunikasi dan membuka peluang kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi dan lembaga pendidikan di Timor-Leste. Rangkaian kegiatan dimulai pada 7 September 2026. Delegasi UMLA tiba di Dili dan mengikuti agenda Gala Dinner bersama peserta dan mitra yang terlibat dalam rangkaian Indonesian Education Fair 2026. Memasuki 8 September 2026, kegiatan berlanjut di Pusat Budaya Indonesia. Agenda diawali dengan pembukaan pameran dan Partnership Meeting yang mempertemukan perguruan tinggi Indonesia dengan sejumlah pihak dari Timor-Leste. UMLA kemudian turut ambil bagian dalam Pameran Pendidikan Perguruan Tinggi. Di sini, tim UMLA berkesempatan berinteraksi langsung dengan masyarakat dan calon mahasiswa untuk memperkenalkan berbagai pilihan pendidikan yang tersedia di UMLA. Rangkaian kegiatan juga diisi dengan kuliah tamu dan kunjungan ke sejumlah institusi pendidikan, termasuk ISC dan UNITAL. Pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk saling mengenal, bertukar informasi, sekaligus menjajaki kemungkinan kerja sama di bidang pendidikan. Pada 9 September 2026, kegiatan dilanjutkan dengan pameran dan presentasi perguruan tinggi. Melalui sesi tersebut, UMLA dapat menyampaikan informasi yang lebih lengkap mengenai kampus, program studi, serta peluang pendidikan kepada peserta dan calon mahasiswa. Sementara pada 10 September 2026, agenda pameran dan presentasi kembali berlangsung. Delegasi UMLA juga melakukan kunjungan ke sejumlah perguruan tinggi di Timor-Leste, termasuk UCT dan UNTL, sebelum rangkaian kegiatan Indonesian Education Fair 2026 berakhir. Bukan Hanya Soal Promosi Bagi UMLA, keikutsertaan dalam IEF 2026 bukan hanya tentang mempromosikan kampus kepada calon mahasiswa. Ada misi yang lebih besar, yakni membangun hubungan dan jejaring pendidikan antara UMLA dengan berbagai institusi di Timor-Leste. Kegiatan ini diikuti oleh unsur Kantor Urusan Internasional, Leksikom, Admisi dan Promosi, serta Wakil Rektor III UMLA. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa langkah internasionalisasi UMLA dilakukan secara bersama-sama, mulai dari membangun jejaring hingga memperkenalkan UMLA kepada masyarakat internasional. Wakil Rektor III UMLA, Dr. H. Alifin, SKM., M.Kes., mengatakan bahwa kehadiran UMLA di Timor-Leste merupakan bagian dari upaya universitas untuk memperluas jejaring dan membuka lebih banyak peluang kerja sama. "Keikutsertaan UMLA dalam Indonesian Education Fair 2026 bukan hanya untuk memperkenalkan universitas kepada masyarakat Timor-Leste. Yang lebih penting adalah bagaimana kegiatan ini menjadi pintu untuk membangun kerja sama dan hubungan yang lebih luas, baik dalam bidang pendidikan, kemahasiswaan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat," ujar Dr. H. Alifin. Menurutnya, hubungan yang dekat antara Indonesia dan Timor-Leste menjadi peluang yang baik untuk mengembangkan kerja sama pendidikan. "Kami melihat Timor-Leste sebagai salah satu mitra yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Kami berharap dari kegiatan ini akan lahir kerja sama yang konkret dan berkelanjutan. UMLA ingin menjadi perguruan tinggi yang terbuka, aktif berkolaborasi, dan mampu memberikan kontribusi di tingkat internasional," tambahnya. Dari Lamongan, Melangkah ke Dunia Keikutsertaan dalam Indonesian Education Fair 2026 menjadi salah satu langkah UMLA untuk semakin menguatkan identitasnya sebagai "UMLA Global University". Bagi UMLA, perjalanan ke Timor-Leste bukan sekadar perjalanan promosi. Ada kesempatan untuk bertemu, berdialog, membangun kepercayaan, dan membuka pintu kerja sama baru. Dari Lamongan, UMLA terus melangkah lebih jauh. Membawa semangat Muhammadiyah, memperluas jejaring, dan membuka kesempatan agar pendidikan UMLA dapat dikenal dan diterima di tingkat internasional. "Dari Lamongan untuk Indonesia, dari Indonesia menuju dunia." penulis : Sulis editor : Bait

Kegiatan

05 September 2026 | 08:43 WIB

Mastama UMLA 2026 Diwarnai Bakti Sosial, 3.168 Kg Beras dan 1.014 Liter Minyak Disalurkan

Admin Web UMLA

Admin Web

#Kegiatan

UMLA NEWS - Rangkaian Masa Ta’aruf Mahasiswa (Mastama) Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) tahun 2026 tidak hanya menjadi momentum pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru. Kegiatan tersebut juga diisi dengan aksi kepedulian sosial melalui bakti sosial dengan menyalurkan bantuan bahan kebutuhan pokok kepada sejumlah lembaga sosial dan panti asuhan di Lamongan. Dalam kegiatan tersebut, panitia Mastama UMLA 2026 menyalurkan sebanyak 3.168 kilogram beras dan 1.014 liter minyak. Bantuan tersebut disebar ke 13 lembaga yang terdiri atas pondok pesantren, panti asuhan, serta Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di wilayah Lamongan dan sekitarnya. Sebanyak 13 penerima bantuan tersebut meliputi Ponpes Al Mizan Muhammadiyah Lamongan, Panti Asuhan Ar-Rasyid Lamongan, Panti Asuhan YKSUWI Lamongan, Yayasan Sumber Pendidikan Mental Agama Allah, LKSA Muhammadiyah Turi, LKSA Nurul Huda Muhammadiyah Brangsi, LKSA Al-Furqon Laren, Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Babat, Panti Asuhan Putri Aisyiyah Babat, LKSA Sugio Lamongan, LKSA Al Muhajir Kedungpring Lamongan, Pondok Keci Muhammadiyah Kedungpring, serta LKSA Al-Ma’un Lamongan. Perwakilan panitia penyelenggara Mastama UMLA 2026, Soni Purnomo, mengatakan bakti sosial menjadi bagian penting dalam rangkaian Mastama karena mahasiswa baru tidak hanya dikenalkan dengan kehidupan akademik, tetapi juga diajak untuk memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial. “Bakti sosial ini menjadi bentuk nyata bahwa Mastama bukan sekadar kegiatan penyambutan mahasiswa baru. Kami ingin sejak awal mahasiswa memahami bahwa menjadi bagian dari UMLA juga berarti belajar berbagi, peduli, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Soni. Menurut Soni, bantuan yang diberikan memang tidak hanya diukur dari jumlah barang yang disalurkan, tetapi juga dari nilai kepedulian yang dibangun melalui kegiatan tersebut. Semangat gotong royong diharapkan dapat menjadi pengalaman awal bagi mahasiswa baru dalam memahami pentingnya kontribusi sosial. “Kami berharap bantuan berupa 3.168 kilogram beras dan 1.014 liter minyak ini dapat memberikan manfaat bagi para penerima. Lebih dari itu, kami ingin menanamkan pesan kepada mahasiswa baru bahwa ilmu dan potensi yang mereka miliki nantinya harus mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tambahnya. Kegiatan bakti sosial tersebut sekaligus memperkuat semangat Connect, Grow, Impact yang menjadi tema Mastama UMLA 2026. Mahasiswa baru diajak membangun koneksi, menumbuhkan potensi, dan pada akhirnya menciptakan dampak nyata di tengah masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, UMLA berharap nilai kepedulian, solidaritas, dan semangat berbagi dapat tumbuh sejak mahasiswa mengawali perjalanan pendidikan di perguruan tinggi. Mastama pun menjadi lebih dari sekadar masa pengenalan kampus, tetapi juga ruang pembentukan karakter mahasiswa yang memiliki kepedulian sosial dan semangat untuk memberikan manfaat.

Kegiatan

03 September 2026 | 08:45 WIB

Dari UMLA untuk NTT, Donasi Rp12,72 Juta Disalurkan melalui Lazismu Umla pada Momen Mastama 2026

Admin Web UMLA

Admin Web

#Kegiatan

UMLA NEWS - Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui penyaluran donasi kemanusiaan. Bantuan tersebut disalurkan melalui Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) UMLA dengan total donasi sebesar Rp12.720.000. Penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan bersamaan dengan pembukaan Masa Ta’aruf Mahasiswa (Mastama) UMLA 2026 di Dome Universitas Muhammadiyah Lamongan, Senin (31/8/2026). Momentum tersebut menjadi bagian dari upaya UMLA menanamkan nilai kepedulian sosial kepada mahasiswa baru sejak awal mereka memasuki lingkungan perguruan tinggi. Kepala Lazismu UMLA, Ustadz Teguh Hadi Wibowo, mengatakan donasi tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas keluarga besar UMLA terhadap masyarakat NTT yang membutuhkan dukungan. “Donasi ini merupakan wujud kepedulian keluarga besar UMLA kepada saudara-saudara kita di NTT. Kami berharap bantuan yang disalurkan melalui Lazismu ini dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit,” ujar Teguh. Menurutnya, kepedulian sosial merupakan bagian penting dari pendidikan karakter mahasiswa. Karena itu, momentum Mastama tidak hanya menjadi ruang untuk memperkenalkan lingkungan akademik kepada mahasiswa baru, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai kemanusiaan dan semangat berbagi. “Mahasiswa tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik. Mereka juga perlu memiliki kepekaan sosial, kepedulian terhadap sesama, dan kemauan untuk hadir memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya. Penyaluran donasi melalui Lazismu UMLA sekaligus memperkuat komitmen kampus dalam mengembangkan gerakan filantropi dan kepedulian sosial di lingkungan sivitas akademika. Donasi yang terkumpul merupakan bentuk gotong royong dari keluarga besar UMLA untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Bagi UMLA, kepedulian tersebut sejalan dengan semangat “Connect, Grow, Impact” yang diusung dalam Mastama 2026. Mahasiswa baru tidak hanya diajak membangun koneksi dan menumbuhkan potensi, tetapi juga diarahkan agar mampu menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, UMLA berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di kalangan mahasiswa. Nilai tersebut diharapkan menjadi bagian dari perjalanan mahasiswa selama menempuh pendidikan hingga kelak berkontribusi di tengah masyarakat.

Kegiatan

03 September 2026 | 08:42 WIB

MASTAMA UMLA 2026 Resmi Ditutup, Mahasiswa Baru Didorong Terus Tumbuh dan Berkontribusi

Admin Web UMLA

Admin Web

#Kegiatan

UMLA NEWS - Rangkaian Masa Ta’aruf Mahasiswa (MASTAMA) Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) tahun 2026 resmi ditutup pada Kamis (3/9/2026). Penutupan menjadi penanda berakhirnya rangkaian kegiatan penyambutan mahasiswa baru sekaligus awal perjalanan mereka sebagai bagian dari keluarga besar UMLA. Kegiatan penutupan berlangsung meriah dan diikuti mahasiswa baru dengan penuh antusias. Setelah mengikuti berbagai rangkaian MASTAMA selama beberapa hari, mahasiswa baru diharapkan semakin mengenal lingkungan kampus, nilai-nilai keislaman, kehidupan akademik, serta berbagai potensi yang dapat dikembangkan selama menempuh pendidikan di UMLA. Dalam sambutannya yang mewakili Rektor UMLA, Wakil Rektor III UMLA, Dr. H. Alifin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa baru, panitia, serta sivitas akademika yang telah menyukseskan rangkaian MASTAMA 2026. Ia mengingatkan mahasiswa baru agar menjadikan MASTAMA bukan sebagai akhir dari proses pengenalan kampus, melainkan sebagai langkah awal untuk terus belajar, berkembang, dan memberikan kontribusi. Mengutip QS Al-Isra ayat 127, Dr. H. Alifin menekankan pentingnya menjadikan proses pendidikan sebagai jalan untuk meningkatkan kualitas diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. “Allah SWT berfirman dalam QS Al-Isra ayat 127, ‘Dan bersabarlah kamu, dan kesabaranmu itu semata-mata dengan pertolongan Allah.’ Ayat ini mengajarkan kepada kita bahwa dalam perjalanan menuntut ilmu, mahasiswa membutuhkan kesabaran, ketekunan, dan pertolongan Allah. Karena itu, jangan pernah berhenti belajar dan jangan mudah menyerah ketika menghadapi tantangan,” ujar Dr. H. Alifin. Menurutnya, kehidupan mahasiswa akan menghadirkan berbagai tantangan, baik dalam bidang akademik, organisasi maupun kehidupan sosial. Karena itu, mahasiswa perlu membangun karakter yang kuat, mampu beradaptasi, serta memiliki semangat untuk terus berkembang. “MASTAMA telah selesai, tetapi perjalanan kalian baru saja dimulai. Jadikan UMLA sebagai tempat untuk tumbuh, mengembangkan potensi, membangun relasi, dan menciptakan karya. Kami berharap mahasiswa baru mampu menjadi generasi yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak dan mampu memberikan dampak bagi masyarakat,” lanjutnya. Penutupan MASTAMA juga menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk merefleksikan berbagai pengalaman yang telah diperoleh selama mengikuti rangkaian kegiatan. Mulai dari pengenalan universitas, fakultas dan program studi, organisasi mahasiswa, kegiatan akademik, hingga rangkaian kegiatan spiritual dan kreativitas. Berbagai kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan gambaran mengenai kehidupan mahasiswa sekaligus membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan lingkungan perguruan tinggi. Dengan berakhirnya rangkaian MASTAMA, mahasiswa baru secara resmi memasuki fase baru sebagai mahasiswa UMLA. Mereka diharapkan mampu membawa semangat yang diperoleh selama MASTAMA ke dalam kehidupan akademik dan kemahasiswaan. Penutupan MASTAMA bukan menjadi akhir dari proses, melainkan menjadi titik awal perjalanan mahasiswa untuk belajar, bertumbuh, berkarya, dan memberikan dampak bagi kampus, masyarakat, serta bangsa.

Kegiatan

03 September 2026 | 08:39 WIB

Tahajud Berjamaah Jadi Rangkaian Spiritual MASTAMA UMLA 2026

Admin Web UMLA

Admin Web

#Kegiatan

UMLA NEWS - Rangkaian Masa Ta’aruf Mahasiswa (MASTAMA) Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) tahun 2026 tidak hanya diisi dengan pengenalan lingkungan kampus dan kehidupan akademik. Mahasiswa baru juga diajak membangun kedekatan spiritual melalui salat tahajud berjamaah di Masjid Ki Bagus Hadikusumo UMLA, Kamis (3/9/2026) pukul 03.00 WIB. Meski berlangsung pada dini hari, mahasiswa baru tampak mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat. Salat tahajud berjamaah menjadi salah satu rangkaian spiritual MASTAMA yang dirancang untuk menanamkan nilai-nilai keislaman sekaligus membangun kebiasaan positif sejak mahasiswa mengawali kehidupan akademiknya di UMLA. Salah satu Dosen Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) UMLA, Ust. Teguh, mengatakan kegiatan tahajud tidak sekadar menjadi aktivitas ibadah, tetapi juga menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk membangun kedekatan dengan Allah SWT di tengah perjalanan mereka menuntut ilmu. “Tahajud ini bukan hanya tentang bangun pada pukul tiga pagi, tetapi bagaimana mahasiswa belajar melatih kedisiplinan, keikhlasan, dan kedekatan kepada Allah. Mudah-mudahan kebiasaan baik ini bisa terus dibawa selama menjadi mahasiswa di UMLA,” ujar Ust. Teguh. Menurutnya, kehidupan mahasiswa tidak cukup hanya dibangun melalui kemampuan akademik. Nilai spiritual dan karakter juga menjadi fondasi penting agar ilmu yang diperoleh dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun masyarakat. “Kita ingin mahasiswa UMLA memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kekuatan spiritual. Karena ilmu yang baik akan semakin bermakna ketika disertai akhlak dan ketakwaan,” tambahnya. Pelaksanaan tahajud berjamaah di Masjid Ki Bagus Hadikusumo juga menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan mahasiswa baru. Mereka menjalani ibadah secara bersama-sama, menciptakan suasana yang berbeda dari rangkaian MASTAMA yang berlangsung pada siang hari. Setelah salat, mahasiswa mengikuti doa dan refleksi spiritual. Momentum tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk merenungkan tujuan mereka dalam menempuh pendidikan tinggi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi perjalanan akademik di UMLA. Kegiatan ini sekaligus memperkuat pesan bahwa MASTAMA UMLA 2026 bukan sekadar agenda pengenalan kampus. Melalui tema “CONNECT • GROW • IMPACT — Membangun Koneksi, Menumbuhkan Potensi, Menciptakan Dampak”, mahasiswa baru diarahkan untuk membangun koneksi, mengembangkan potensi, serta memberikan dampak positif dengan menjadikan nilai-nilai keislaman sebagai salah satu fondasinya. Dengan suasana Masjid Ki Bagus Hadikusumo yang menjadi pusat kegiatan spiritual tersebut, tahajud berjamaah menjadi salah satu pengalaman awal mahasiswa baru dalam mengenal kehidupan kampus UMLA yang memadukan pendidikan, pengembangan karakter, kebersamaan, dan nilai-nilai keislaman.

Moto Universitas Muhammadiyah Lamongan

Inovatif, Profesional dan Islami

Untuk membangun karakter lulusan yang unggul Universitas Muhammadiyah Lamongan berpatokan kepada 3 point penting dalam pembentukan karakter manusia yang menjadi solusi di era modern.

Inovatif

Menjadi pribadi kreatif dan solutif! Mampu menciptakan atau menerapkan hal-hal baru secara kreatif dan efektif untuk menjawab tantangan zaman dan menciptakan masa depan yang lebih baik.

Profesional

Unggul dalam kompetensi, berintegritas tinggi! Memiliki pengetahuan, keterampilan, etika kerja, dan sikap yang sesuai dengan standar bidang tertentu siap bersaing di dunia nyata dan menjadi teladan di lingkungan kerja.

Islami

Berkarakter mulia, berlandaskan nilai-nilai Islam! Berpijak pada ajaran, nilai, dan prinsip Islam dalam berpikir, bersikap, dan bertindak menjadi insan yang rahmatan lil ‘alamin.

Menjadi Tempat Berkembang Dan Berkreasi

Bersama Universitas Muhammadiyah Lamongan

Tunggu apalagi ? Ayo bergabung menjadi keluarga besar Universitas Muhammadiyah Lamongan