UMLA NEWS - Rangkaian Masa Ta’aruf Mahasiswa (MASTAMA) Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) tahun 2026 resmi ditutup pada Kamis (3/9/2026). Penutupan menjadi penanda berakhirnya rangkaian kegiatan penyambutan mahasiswa baru sekaligus awal perjalanan mereka sebagai bagian dari keluarga besar UMLA.
Kegiatan penutupan berlangsung meriah dan diikuti mahasiswa baru dengan penuh antusias. Setelah mengikuti berbagai rangkaian MASTAMA selama beberapa hari, mahasiswa baru diharapkan semakin mengenal lingkungan kampus, nilai-nilai keislaman, kehidupan akademik, serta berbagai potensi yang dapat dikembangkan selama menempuh pendidikan di UMLA.
Dalam sambutannya yang mewakili Rektor UMLA, Wakil Rektor III UMLA, Dr. H. Alifin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa baru, panitia, serta sivitas akademika yang telah menyukseskan rangkaian MASTAMA 2026.
Ia mengingatkan mahasiswa baru agar menjadikan MASTAMA bukan sebagai akhir dari proses pengenalan kampus, melainkan sebagai langkah awal untuk terus belajar, berkembang, dan memberikan kontribusi.
Mengutip QS Al-Isra ayat 127, Dr. H. Alifin menekankan pentingnya menjadikan proses pendidikan sebagai jalan untuk meningkatkan kualitas diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Allah SWT berfirman dalam QS Al-Isra ayat 127, ‘Dan bersabarlah kamu, dan kesabaranmu itu semata-mata dengan pertolongan Allah.’ Ayat ini mengajarkan kepada kita bahwa dalam perjalanan menuntut ilmu, mahasiswa membutuhkan kesabaran, ketekunan, dan pertolongan Allah. Karena itu, jangan pernah berhenti belajar dan jangan mudah menyerah ketika menghadapi tantangan,” ujar Dr. H. Alifin.
Menurutnya, kehidupan mahasiswa akan menghadirkan berbagai tantangan, baik dalam bidang akademik, organisasi maupun kehidupan sosial. Karena itu, mahasiswa perlu membangun karakter yang kuat, mampu beradaptasi, serta memiliki semangat untuk terus berkembang.
“MASTAMA telah selesai, tetapi perjalanan kalian baru saja dimulai. Jadikan UMLA sebagai tempat untuk tumbuh, mengembangkan potensi, membangun relasi, dan menciptakan karya. Kami berharap mahasiswa baru mampu menjadi generasi yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak dan mampu memberikan dampak bagi masyarakat,” lanjutnya.
Penutupan MASTAMA juga menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk merefleksikan berbagai pengalaman yang telah diperoleh selama mengikuti rangkaian kegiatan. Mulai dari pengenalan universitas, fakultas dan program studi, organisasi mahasiswa, kegiatan akademik, hingga rangkaian kegiatan spiritual dan kreativitas.
Berbagai kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan gambaran mengenai kehidupan mahasiswa sekaligus membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan lingkungan perguruan tinggi.
Dengan berakhirnya rangkaian MASTAMA, mahasiswa baru secara resmi memasuki fase baru sebagai mahasiswa UMLA. Mereka diharapkan mampu membawa semangat yang diperoleh selama MASTAMA ke dalam kehidupan akademik dan kemahasiswaan.
Penutupan MASTAMA bukan menjadi akhir dari proses, melainkan menjadi titik awal perjalanan mahasiswa untuk belajar, bertumbuh, berkarya, dan memberikan dampak bagi kampus, masyarakat, serta bangsa.