Berita Terkini

Seputar Universitas Muhammadiyah Lamongan

Pendidikan

13 July 2026 | 16:14 WIB

Rektor UMLA Berangkatkan Mahasiswa KKN 2026, Dorong Optimalisasi Potensi Desa Menuju Desa Sehat dan Berdaya Saing

Admin Lesikom

Admin Web

#Kegiatan

UMLA News – Lamongan, 13 Juli 2026 – Rektor Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA), Prof. Dr. Abdul Aziz Alimul Hidayat, S.Kep., Ns., M.Kes., secara resmi memberangkatkan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026. Mengusung tema "Kampus Berdampak: Optimalisasi Potensi Desa Menuju Desa Sehat dan Berdaya Saing", kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen UMLA dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui pengabdian mahasiswa. Sebanyak 520 mahasiswa diterjunkan dalam program KKN tahun ini, yang terdiri atas 510 peserta KKN Reguler yang terletak di kecamatan paciran dan jecamatan brondong dengan total 27 desa serta 6 peserta KKN MAS (Muhammadiyah–'Aisyiyah), dan 4 peserta KKN Internasional. Para mahasiswa akan melaksanakan pengabdian di berbagai wilayah dengan membawa program-program yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi desa. Dalam sambutannya, Rektor UMLA menegaskan bahwa Kuliah Kerja Nyata bukan sekadar menjalankan program kerja yang telah disusun, tetapi juga menjadi proses pembelajaran yang sangat berharga bagi mahasiswa untuk memahami kehidupan masyarakat secara langsung. "KKN bukan hanya sekadar melaksanakan program kerja, tetapi juga belajar memahami lingkungan masyarakat, adat istiadat, budaya, serta norma-norma agama yang berlaku. Mahasiswa harus mampu beradaptasi, menghargai nilai-nilai lokal, dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang ada di masyarakat," ujar Prof. Abdul Aziz. Lebih lanjut, beliau berharap mahasiswa UMLA mampu menghadirkan berbagai inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kreativitas dan kemampuan berkolaborasi dengan warga menjadi bekal penting dalam mengembangkan potensi desa, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, maupun pemberdayaan masyarakat. Rektor juga menekankan pentingnya menggali serta mengembangkan aspirasi masyarakat agar program-program yang dilaksanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan desa. Melalui KKN, mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berdampak sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan desa yang sehat, mandiri, dan berdaya saing. Dengan semangat "Kampus Berdampak", Universitas Muhammadiyah Lamongan optimistis kehadiran mahasiswa KKN Tahun 2026 mampu menjadi mitra masyarakat dalam menciptakan inovasi, meningkatkan kualitas hidup warga, serta memperkuat pembangunan desa yang berkelanjutan. penulis bait

Pendidikan

10 July 2026 | 19:48 WIB

Yudisium Fakultas Ilmu Kesehatan UMLA: Momentum Lahirnya Sarjana yang Siap Berkarya

Admin Lesikom

Admin Web

#Kegiatan

#Seminar

UMLA News | Lamongan, 10 Juli 2026 – Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) menyelenggarakan kegiatan Yudisium bagi mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan, S1 Kebidanan, S1 Administrasi Rumah Sakit (ARS), dan S1 Farmasi. Kegiatan yang berlangsung di Aula Budi Utomo UMLA ini menjadi momen penuh kebahagiaan sekaligus penanda resmi kelulusan para mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh proses akademik. Acara yudisium dihadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Dr.Virgianti Nur F, M.Kep., , Wakil Dekan I, Wakil Dekan II, para ketua program studi, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh peserta yudisium beserta tamu undangan yang turut memberikan semangat dan doa. Dalam prosesi yudisium, Wakil Dekan II, Faiz, membacakan Surat Keputusan tentang kelulusan mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Lamongan. Berdasarkan keputusan tersebut, mahasiswa yang telah memenuhi seluruh persyaratan akademik secara resmi dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar sarjana sesuai dengan program studinya. Pada kesempatan yang sama, Dr.Virgianti Nur F, M.Kep., selaku dekan Fikes menyampaikan sambutan yang penuh motivasi kepada para lulusan. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan menyandang gelar sarjana bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal untuk menghadapi tantangan di dunia kerja maupun pengabdian kepada masyarakat. Beliau juga mengajak para lulusan untuk terus belajar, mampu membaca setiap peluang, berani berinovasi, bekerja keras, menjaga integritas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dan Muhammadiyah dalam setiap langkah pengabdian sebagai tenaga profesional di bidang kesehatan. ![](https://umla.ac.id/storage/7Uyyz8zCRhRnE8MSM90OjWmwlQQY6yzCuuR6SrYr.jpg) Kegiatan yudisium berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa syukur. Momen ini menjadi tonggak penting bagi para lulusan untuk melangkah menuju jenjang berikutnya, baik melanjutkan pendidikan, memasuki dunia kerja, maupun mengabdikan ilmu yang telah diperoleh kepada masyarakat. Diharapkan seluruh lulusan Fakultas Ilmu Kesehatan UMLA dapat menjadi insan yang profesional, berakhlak mulia, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan kesehatan di Indonesia. Penulis: Bait

Pendidikan

27 June 2026 | 18:04 WIB

Membanggakan! Dosen UMLA Moderatori Dialog Kebangsaan di Australia

Admin Web UMLA

Admin Web

#Kegiatan

#Penghargaan

UMLANEWS - Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Dosen Program Studi S1 Administrasi Rumah Sakit, Nihayatul Munaa, S.K.M., M.P.H., dipercaya menjadi moderator dalam Dialog Kebangsaan bersama Wakil Presiden Republik Indonesia ke-13, Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin, yang diselenggarakan di Balai Kartini, Gedung Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Canberra, Australia, pada Jumat (27/6). Kepercayaan tersebut menjadi bukti pengakuan terhadap kapasitas akademik sekaligus memperkuat kiprah sivitas akademika UMLA dalam forum-forum strategis tingkat internasional. Mengangkat tema “Meneguhkan Nilai Keislaman dan Keindonesiaan dalam Kehidupan Diaspora di Australia”, kegiatan ini berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 13.00 AEST (waktu Canberra). Acara ini merupakan hasil kerja sama antara Association Indonesian Muslim Foundation–Australian Capital Territory (AIMF-ACT) dan Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Australia. Dalam membuka dialog, Nihayatul Munaa memaparkan makna tema yang diangkat, yakni pentingnya menjaga keseimbangan antara nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan sebagai identitas yang saling menguatkan, khususnya bagi masyarakat diaspora yang hidup di tengah lingkungan multikultural seperti Australia. Diskusi kemudian berkembang pada pembahasan mengenai keterkaitan antara keislaman dan keindonesiaan sebagai fondasi identitas diaspora Indonesia. Prof. Ma’ruf Amin menekankan bahwa nilai keislaman yang moderat, toleran, dan rahmatan lil ‘alamin sejalan dengan nilai-nilai kebangsaan Indonesia yang menjunjung persatuan dalam keberagaman. Selain itu, dialog juga membahas tantangan yang dihadapi diaspora Indonesia dalam menjaga identitas di tengah proses adaptasi sosial, budaya, dan akademik di Australia. Tantangan seperti perbedaan budaya, lingkungan yang plural, hingga pola kehidupan yang berbeda menjadi perhatian utama. Namun demikian, diaspora diharapkan mampu menjadikan perbedaan tersebut sebagai ruang pembelajaran tanpa kehilangan akar nilai yang dimiliki dan tidak terbawa arus untuk prinsip yang menyimpang dari nilai identitas asli. Dalam sesi berikutnya, pembahasan mengarah pada peran strategis diaspora Indonesia dalam berkontribusi bagi bangsa. Diaspora dinilai memiliki posisi penting sebagai jembatan pengetahuan, diplomasi budaya, dan penguatan jejaring global yang dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan Indonesia. Kehadiran Nihayatul Munaa sebagai moderator dalam forum strategis ini menjadi bukti kontribusi aktif Civitas Akademika Universitas Muhammadiyah Lamongan dalam ruang-ruang dialog internasional. Keterlibatan Nihayatul Munaa dalam forum strategis ini juga menjadi bagian dari kiprah akademiknya selama menjalani cuti studi untuk menempuh program doktor (PhD) di The Australian National University, sekaligus memperluas kontribusi sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Lamongan dalam jejaring akademik dan kebangsaan di tingkat internasional.

Kegiatan

21 June 2026 | 12:44 WIB

Reuni Akbar STIKES & UMLA 2026: Merajut Kenangan, Mempererat Persaudaraan

Admin Lesikom

Admin Web

#Kegiatan

UMLANews, Lamongan – Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) sukses menyelenggarakan Reuni Akbar STIKES & UMLA Tahun 2026 pada Minggu, 21 Juni 2026, bertempat di UMLA Tower Lantai 10. Mengusung tema “Merajut Kenangan, Mempererat Persaudaraan”, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat silaturahmi dan jejaring antar alumni lintas angkatan. Acara yang berlangsung penuh kehangatan dan nuansa nostalgia tersebut dihadiri oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Lamongan, Prof. Dr. Aziz, beserta jajaran pimpinan universitas, dosen, serta ratusan alumni STIKES dan UMLA dari berbagai daerah. Dalam sambutannya, Rektor UMLA menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Reuni Akbar yang mampu mempertemukan kembali para alumni dalam suasana kekeluargaan. Menurutnya, alumni merupakan aset strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung kemajuan institusi. “Melalui reuni ini, kami berharap terjalin jejaring alumni yang semakin kuat. UMLA tidak hanya ingin berkembang dan bersaing di tingkat lokal, tetapi juga mampu membangun kolaborasi dan jejaring yang lebih luas hingga tingkat nasional maupun internasional. Alumni menjadi bagian penting dalam mewujudkan cita-cita tersebut,” ungkapnya. Selain menjadi ajang temu kangen, kegiatan ini juga diisi dengan berbagai sesi inspiratif, salah satunya talkshow alumni yang menghadirkan Fahrur Rizal Hasan, S.M.. Sebagai seorang entrepreneur muda yang sukses, Fahrur Rizal Hasan membagikan pengalaman dan perjalanan kariernya dalam membangun usaha sejak masa kuliah hingga mampu berkembang seperti saat ini. Dalam paparannya, ia mengajak para alumni dan mahasiswa untuk terus berani berinovasi, memanfaatkan peluang, serta membangun jaringan yang luas sebagai modal utama menghadapi tantangan dunia kerja dan bisnis di era modern. Talkshow tersebut mendapatkan antusiasme tinggi dari para peserta. Banyak alumni yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai dunia profesional, kewirausahaan, serta peluang kolaborasi di masa depan. Kegiatan Reuni Akbar STIKES & UMLA 2026 ditutup dengan sesi ramah tamah, foto bersama, dan komitmen untuk terus menjaga komunikasi antar alumni. Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan kekeluargaan yang telah terjalin selama masa studi dapat terus terjaga serta menjadi kekuatan bersama dalam mendukung kemajuan almamater dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara. “Merajut Kenangan, Mempererat Persaudaraan” bukan sekadar tema, tetapi menjadi semangat bersama untuk membangun sinergi alumni yang lebih kuat demi masa depan UMLA yang semakin maju dan berdaya saing global.

Kegiatan

13 June 2026 | 10:32 WIB

Mahasiswa S1 Kebidanan UMLA Ikuti Training MOM SPA and Treatment

Admin Lesikom

Admin Web

#Seminar

UMLANEWS - Lamongan, 13 Juni 2026 – Program Studi S1 Kebidanan Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) bekerja sama dengan Griya Sehat Indonesia menyelenggarakan kegiatan Training MOM SPA and Treatment pada Sabtu (13/6/2026) di lingkungan kampus UMLA. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa S1 Kebidanan UMLA sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan keterampilan praktis di bidang pelayanan kesehatan ibu. Melalui pelatihan ini, peserta memperoleh materi teori sekaligus praktik mengenai berbagai teknik perawatan dan relaksasi bagi ibu, yang dapat mendukung kesehatan fisik maupun psikologis selama masa kehamilan hingga pascapersalinan. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi pelatihan yang dipandu oleh instruktur profesional dari Griya Sehat Indonesia. Selain mempelajari konsep dasar MOM SPA, mahasiswa juga mendapatkan pengalaman langsung dalam melakukan treatment yang aman dan sesuai standar pelayanan. ![](https://umla.ac.id/storage/dZHJXWgMcAIVoNH9ghZupLNOd7KdmEPb4OzgsjMU.jpg) Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen UMLA dalam menghasilkan lulusan kebidanan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan layanan kesehatan saat ini. Melalui Training MOM SPA and Treatment, diharapkan mahasiswa S1 Kebidanan UMLA semakin siap menghadapi dunia kerja serta mampu memberikan pelayanan kesehatan ibu yang profesional, berkualitas, dan berorientasi pada kenyamanan serta kesejahteraan pasien.

Kegiatan

13 June 2026 | 09:34 WIB

Seminar Nasional Farmasi UMLA 2026 Bahas Dampak Perkembangan Apotek Desa terhadap Praktik Kefarmasian

Admin Lesikom

Admin Web

#Seminar

UMLANEWS- lAMONGAN, 13 Juni 2026 – Program Studi S1 Farmasi dan Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) menyelenggarakan Seminar Nasional Farmasi UMLA 2026 pada Sabtu (13/6/2026) dengan tema “Dampak Perkembangan Apotek Desa terhadap Praktik Kefarmasian dalam Aspek Etika, Legalitas, dan Profesionalisme.” Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa S1 Farmasi dan PSPA sebagai sarana memperluas wawasan mengenai perkembangan kebijakan kesehatan dan praktik kefarmasian di Indonesia. Seminar menghadirkan pemateri Apt. Primanitha Ria Utami, M.Farm yang membahas regulasi Apotek Desa dalam program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Dalam paparannya dijelaskan bahwa keberadaan Apotek Desa dapat menjadi solusi untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap obat dan layanan kefarmasian, khususnya di wilayah pedesaan. Di sisi lain, perkembangan Apotek Desa juga menuntut perhatian terhadap aspek legalitas, etika profesi, dan profesionalisme tenaga kefarmasian. Pengelolaan apotek harus tetap sesuai dengan regulasi yang berlaku, menjamin keamanan penggunaan obat, serta mengedepankan pelayanan yang berorientasi pada keselamatan pasien. Melalui seminar ini, peserta diajak memahami pentingnya keterlibatan apoteker dan tenaga farmasi dalam Apotek Desa KDMP. Peran farmasi tidak hanya sebatas pengelolaan obat, tetapi juga sebagai edukator dan pendamping masyarakat dalam penggunaan obat yang rasional. Dengan keterlibatan tenaga farmasi yang kompeten, Apotek Desa diharapkan mampu menjadi sarana pelayanan kesehatan yang berkualitas sekaligus mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat desa. Kegiatan ini menjadi wadah akademik bagi mahasiswa Farmasi UMLA untuk memahami tantangan dan peluang profesi di tengah berkembangnya kebijakan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat, sehingga mampu mempersiapkan diri menjadi tenaga kefarmasian yang profesional, beretika, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Moto Universitas Muhammadiyah Lamongan

Inovatif, Profesional dan Islami

Untuk membangun karakter lulusan yang unggul Universitas Muhammadiyah Lamongan berpatokan kepada 3 point penting dalam pembentukan karakter manusia yang menjadi solusi di era modern.

Inovatif

Menjadi pribadi kreatif dan solutif! Mampu menciptakan atau menerapkan hal-hal baru secara kreatif dan efektif untuk menjawab tantangan zaman dan menciptakan masa depan yang lebih baik.

Profesional

Unggul dalam kompetensi, berintegritas tinggi! Memiliki pengetahuan, keterampilan, etika kerja, dan sikap yang sesuai dengan standar bidang tertentu siap bersaing di dunia nyata dan menjadi teladan di lingkungan kerja.

Islami

Berkarakter mulia, berlandaskan nilai-nilai Islam! Berpijak pada ajaran, nilai, dan prinsip Islam dalam berpikir, bersikap, dan bertindak menjadi insan yang rahmatan lil ‘alamin.

Menjadi Tempat Berkembang Dan Berkreasi

Bersama Universitas Muhammadiyah Lamongan

Tunggu apalagi ? Ayo bergabung menjadi keluarga besar Universitas Muhammadiyah Lamongan