Berita Terkini

Seputar Universitas Muhammadiyah Lamongan

Kegiatan

12 October 2026 | 09:04 WIB

Opening Milad UMLA ke-8: Rektor Tekankan Perubahan yang Lebih Baik dari Tahun ke Tahun

Admin Web UMLA

Admin Web

#Kegiatan

UMLA NEWS – Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) mengawali rangkaian peringatan Milad ke-8 melalui kegiatan Opening Milad yang menjadi momentum refleksi perjalanan institusi sekaligus penguatan komitmen untuk terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang lebih baik dari tahun ke tahun (12/10/2026). Dalam momentum tersebut, Rektor UMLA, Prof. Dr. Abdul Aziz Alimul Hidayat, S.Kep., Ns., M.Kes., menekankan pentingnya perubahan yang berkelanjutan dalam perjalanan UMLA. Peringatan milad tidak hanya menjadi ajang untuk mengenang pencapaian yang telah diraih, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengevaluasi berbagai hal yang perlu ditingkatkan demi kemajuan institusi. Perubahan menuju arah yang lebih baik memerlukan komitmen bersama dari seluruh sivitas akademika. Hal ini mencakup peningkatan kualitas pendidikan, penguatan budaya akademik, pengembangan inovasi, serta peningkatan mutu pelayanan kepada mahasiswa dan masyarakat. Memasuki usia ke-8, UMLA diharapkan mampu menjadikan setiap tahun sebagai tahapan untuk bertumbuh, berbenah, dan menghadirkan kontribusi yang semakin luas. Kemajuan perguruan tinggi tidak hanya diukur dari perkembangan sarana dan prasarana, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia, prestasi mahasiswa, produktivitas dosen, serta manfaat nyata yang dirasakan masyarakat. Opening Milad ke-8 juga menjadi pengingat bahwa keberhasilan UMLA merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen kampus. Sinergi antara pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan mitra menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi pengembangan universitas. Melalui peringatan Milad ke-8 ini, UMLA meneguhkan semangat untuk terus melakukan perbaikan, memperkuat kualitas, dan menjawab tantangan pendidikan tinggi yang semakin dinamis. Semangat perubahan diharapkan tidak berhenti pada seremoni peringatan milad, tetapi diwujudkan melalui langkah nyata dalam kehidupan akademik dan pelayanan kepada masyarakat. Dengan semangat bertumbuh dan bertransformasi, Milad ke-8 UMLA menjadi momentum untuk melangkah menuju masa depan yang lebih baik, menghadirkan inovasi, serta memperkuat peran universitas dalam mencetak generasi unggul yang berkemajuan.

Kegiatan

12 October 2026 | 08:58 WIB

UMLA Resmi Luncurkan Medical Center, Perkuat Layanan Kesehatan Kampus dan Masyarakat

Admin Web UMLA

Admin Web

#Kegiatan

UMAL NEWS – Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) resmi meluncurkan Klinik UMLA Medical Center (UMC) sebagai pusat layanan kesehatan bagi sivitas akademika dan masyarakat luas, Senin (12/10/2026). Peresmian ini menjadi langkah baru UMLA dalam memperluas kontribusi perguruan tinggi di bidang kesehatan sekaligus memperkuat akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Grand opening UMLA Medical Center tidak hanya menandai dimulainya layanan klinik, tetapi juga diiringi dengan penyerahan kartu anggota kepada mahasiswa baru angkatan 2026 serta pembagian 100 kupon pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Kartu anggota tersebut dapat digunakan oleh mahasiswa baru untuk memperoleh layanan pengobatan gratis di Klinik UMLA Medical Center selama masa studi di UMLA. Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen universitas dalam memberikan dukungan terhadap kesehatan mahasiswa agar dapat menjalani kegiatan akademik dengan lebih baik. Sementara itu, penyerahan 100 kupon pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat merupakan bentuk kepedulian UMLA terhadap kesehatan warga sekitar. Melalui program tersebut, UMLA berharap keberadaan klinik tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan kampus, tetapi juga dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat luas. Dalam sambutannya, Direktur UMLA Medical Center sekaligus Wakil Rektor Bidang Akademik UMLA, Dr. Arifal Aris, menyampaikan bahwa pembukaan klinik ini merupakan bagian dari ikhtiar universitas untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, mudah diakses, dan bermanfaat bagi masyarakat. Ia menegaskan, kehadiran UMLA Medical Center tidak sekadar menambah fasilitas kesehatan, tetapi harus menjadi ruang pelayanan yang mampu memberikan kenyamanan, kemudahan akses, dan kepercayaan bagi masyarakat. “UMLA Medical Center ini kami hadirkan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang baik, profesional, dan membawa manfaat. Kami ingin tempat ini tumbuh menjadi klinik yang dipercaya oleh masyarakat,” ujar Arifal Aris. Menurutnya, pelayanan kesehatan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan kepedulian. Karena itu, seluruh unsur yang terlibat dalam pengelolaan UMC diharapkan senantiasa mengedepankan keramahan, profesionalitas, serta kualitas pelayanan bagi setiap pasien. Ia juga berharap program kartu anggota mahasiswa dan pemeriksaan gratis bagi masyarakat dapat menjadi langkah awal untuk memperluas manfaat layanan kesehatan yang disediakan UMLA. Dengan demikian, keberadaan klinik dapat menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan kampus yang sehat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Sambutan juga disampaikan oleh Rektor UMLA, Prof. Dr. Abdul Aziz Alimul Hidayat, S.Kep., Ns., M.Kep. Ia menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menghadirkan layanan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, UMLA tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga harus mengambil peran nyata dalam memperluas akses pelayanan kesehatan. “UMLA harus terus berkembang dan memberi manfaat. Kehadiran Medical Center ini adalah salah satu bentuk ikhtiar agar kampus tidak hanya dikenal melalui pendidikan, tetapi juga melalui pelayanan kepada masyarakat,” ujar Prof. Aziz. Ia berharap UMLA Medical Center dapat terus dikembangkan sebagai fasilitas pelayanan yang memberikan dampak nyata, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat. Kehadiran klinik ini juga diharapkan memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat melalui program pelayanan yang berkelanjutan. Peresmian UMLA Medical Center menegaskan komitmen UMLA untuk terus mengembangkan layanan yang mengedepankan profesionalitas, nilai kemanusiaan, serta semangat kemajuan Muhammadiyah. Kehadiran UMC sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem kampus yang lebih sehat dan responsif terhadap kebutuhan sivitas akademika. Dengan beroperasinya UMLA Medical Center, mahasiswa dan masyarakat kini memiliki pilihan layanan kesehatan baru yang terhubung dengan lingkungan akademik. Melalui fasilitas klinik, program pengobatan gratis bagi mahasiswa baru selama masa studi, serta pembagian 100 kupon pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga, UMLA berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Lamongan. Ke depan, UMLA Medical Center diharapkan terus berkembang menjadi pusat layanan kesehatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kemanfaatan, sejalan dengan komitmen UMLA untuk menghadirkan perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Kegiatan

26 September 2026 | 18:26 WIB

Wisuda VIII UMLA, 867 Lulusan Didorong Bawa Nama Almamater ke Kancah Global

Admin Web UMLA

Admin Web

#Kegiatan

UMLA NEWS - Lamongan, 26 September 2026 - Sebanyak 867 lulusan Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) resmi dikukuhkan dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda VIII Program Diploma, Sarjana, dan Magister yang digelar di Dome UMLA. Prosesi wisuda tersebut dihadiri sejumlah tokoh dan tamu penting, di antaranya Anggota Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah Fitri Arofiati, S.Kep., Ns., MAN., Ph.D , Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur Prof. Dr. Diah Sawitri, M.M, yang hadir secara online , Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur Prof. Dr. dr. Sukadiono, MM,, Bupati Lamongan yang diwakili oleh Dr. H. Shodikin, M.Pd. selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten lamongan, serta jajaran Badan Pembina Harian (BPH) UMLA dan seluruh Civitas akademika Universitas Muhammadiyah Lamongan. Kehadiran para pimpinan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap penyelenggaraan pendidikan tinggi dan pengembangan UMLA. Wisuda VIII tersebut menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk mengakhiri perjalanan akademik sekaligus memulai langkah baru di dunia kerja, pengabdian, maupun pengembangan karier. Dalam prosesi tersebut, Rektor UMLA Prof. Dr. Abdul Aziz Alimul Hidayat, S.Kep., Ners, M.Kes mengukuhkan para lulusan sebagai Diploma, Sarjana, dan Magister. Dari total 867 lulusan, Fakultas Ilmu Kesehatan menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan 546 orang. Rinciannya terdiri atas S1 Farmasi 44 lulusan, S1 Kebidanan 176 lulusan, S1 Keperawatan 230 lulusan, S1 Administrasi Rumah Sakit 49 lulusan, D3 Fisioterapi 10 lulusan, D3 Kebidanan 6 lulusan, D3 Farmasi 21 lulusan, serta S2 Administrasi Kesehatan sebanyak 10 lulusan. Sementara itu, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) meluluskan 202 mahasiswa, terdiri atas S1 Manajemen sebanyak 157 lulusan, S1 Akuntansi 31 lulusan, dan S1 Ekonomi Syariah 14 lulusan. Adapun Fakultas Sains, Teknologi dan Pendidikan (FSTP) meluluskan 119 mahasiswa, yakni S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar 70 lulusan, S1 Teknik Komputer 30 lulusan, S1 Biologi 15 lulusan, dan S1 Fisika 4 lulusan. Prosesi wisuda berlangsung sejak pagi dan diawali dengan rangkaian kegiatan akademik serta pelantikan lulusan tenaga kesehatan. Dalam susunan acara, pengukuhan wisudawan dilanjutkan dengan prosesi pemindahan tali toga dan pembagian ijazah kepada seluruh lulusan. Dari Lamongan Menuju Dunia Dalam sambutannya, Rektor UMLA Prof. Dr. Abdul Aziz Alimul Hidayat menyampaikan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan. Sebaliknya, momentum tersebut menjadi awal bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu dan kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan di UMLA. Abdul Aziz mendorong para lulusan agar mampu memberikan kontribusi bagi Persyarikatan Muhammadiyah, masyarakat, bangsa, dan negara. Ia juga menekankan pentingnya menjaga nama baik almamater setelah para mahasiswa resmi menyandang status sebagai alumni. “Meski kini telah sah menjadi alumni, tetap jaga nama almamater kamu,” pesan Abdul Aziz. Pesan tersebut sejalan dengan makna prosesi pemindahan tali toga yang menjadi salah satu rangkaian utama Wisuda VIII UMLA. Dalam tertib acara disebutkan, pemindahan tali toga bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi penanda bahwa perjalanan akademik telah dituntaskan sekaligus awal perjalanan baru untuk mengabdikan ilmu dan memberikan manfaat bagi masyarakat, agama, nusa, dan bangsa. Menurut Abdul Aziz, UMLA terus melakukan pengembangan kerja sama internasional untuk membuka peluang yang lebih luas bagi lulusan. Sejumlah alumni UMLA telah memperoleh kesempatan bekerja di berbagai negara, antara lain Arab Saudi, Jerman, dan Jepang. Upaya tersebut terus diperkuat melalui peningkatan kompetensi dan kerja sama dengan berbagai mitra. UMLA juga tengah mempersiapkan calon tenaga kerja yang akan mengikuti proses seleksi untuk penempatan kerja di luar negeri pada Oktober mendatang. “Insya Allah akan membuka fakultas agama islam dan fakultas kedokteran, kemudian lulusan umla yg bekerja di luar negeri sejumlah 93 orang, 74 bekerja di saudi, 15 jepang, selebihnya jerman, kuwait, taiwan.Tahun ini ada 19 yg telah lolos dan bekerja di arab saudi, dan oktober juga akan mengirimkan unk seleksi sejumlah 24”. “Universitas Muhammadiyah Lamongan terus melakukan pengembangan kerja sama internasional,” ujar Abdul Aziz. Perkuat Mutu dan Kerja Sama Selain memperluas jejaring internasional, UMLA juga terus mendorong peningkatan mutu akademik. Sejumlah program studi tahun ini mengalami peningkatan capaian akreditasi, di antaranya Sarjana Keperawatan, Profesi Ners, dan Magister Administrasi Kesehatan. Penguatan institusi juga dilakukan melalui pengembangan penelitian dan kolaborasi dengan berbagai pihak. UMLA mendorong peningkatan pendanaan penelitian dari pihak eksternal serta memperluas kerja sama dalam bidang riset dan pengabdian kepada masyarakat. Di bidang pengembangan kelembagaan, UMLA juga tengah mempersiapkan rencana pembukaan Fakultas Agama Islam dan Fakultas Kedokteran. Langkah tersebut menjadi bagian dari pengembangan layanan pendidikan sekaligus upaya menjawab kebutuhan masyarakat. Ada Penghargaan untuk Lulusan Berprestasi Wisuda VIII UMLA juga memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik bidang akademik dan nonakademik dari masing-masing fakultas. Untuk bidang akademik, Fakultas Ilmu Kesehatan diraih Annisa Ilmi Nur Vadilah, S.Keb dari S1 Kebidanan dengan IPK 3,97. Dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, penghargaan diraih Dewi Agustin, S.Ak dari S1 Akuntansi dengan IPK 3,97. Sementara dari FSTP, penghargaan diberikan kepada Safira Wulan Febrianti, S.Pd dari S1 PGSD dengan IPK 3,95. Untuk bidang nonakademik, penghargaan dari Fakultas Ilmu Kesehatan diberikan kepada Fillah Inzuly Vilthon, S.Kep dari S1 Keperawatan. Penghargaan tersebut menjadi bagian dari apresiasi UMLA terhadap capaian dan kontribusi mahasiswa selama menempuh pendidikan. Setelah prosesi pengukuhan, para wisudawan juga mengikuti pembacaan janji wisudawan dan Ikrar Setia Alumni. Rangkaian tersebut menjadi penanda bahwa meski telah menyelesaikan pendidikan, hubungan antara lulusan dan almamater tetap terjalin. Wisuda VIII UMLA ditutup dengan doa dan penutupan rapat senat terbuka. Sebanyak 867 lulusan kini resmi menyandang status alumni UMLA, membawa bekal ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai Muhammadiyah untuk melangkah ke ruang pengabdian yang lebih luas. Dari Lamongan, para lulusan diharapkan mampu terus berkarya, menjaga nama baik almamater, serta membawa kiprah Universitas Muhammadiyah Lamongan ke tingkat nasional hingga kancah global.

Kegiatan

26 September 2026 | 13:50 WIB

Istri Purnomo Belajar Baik Lulus Sarjana Kebidanan UMLA

Admin Lesikom

Admin Web

#Kegiatan

Lamongan, 26 September 2026 — Ny. Lilik Ika Wahyuni, S.Keb., istri dari Polisi Purnomo Belajar Baik, turut mengikuti prosesi Wisuda ke-VIII Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) yang digelar pada Sabtu, 26 September 2026, bertempat di DOME Universitas Muhammadiyah Lamongan. Ny. Lilik Ika Wahyuni, S.Keb. merupakan salah satu wisudawan dari Program Studi S1 Kebidanan, Fakultas Ilmu Kesehatan UMLA. Ia berhasil menyelesaikan pendidikan sarjananya dengan hasil yang memuaskan dan menjadi bagian dari momentum penting dalam perjalanan akademiknya. Kelulusan tersebut menjadi wujud komitmen dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi di bidang kebidanan. Sebagai seorang bidan, pengembangan ilmu pengetahuan dan keterampilan menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan serta pengabdian kepada masyarakat. Keberhasilan Ny. Lilik Ika Wahyuni juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para kader dan tenaga kebidanan untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi, serta mengikuti perkembangan ilmu kesehatan. Pendidikan yang berkelanjutan menjadi salah satu langkah penting untuk menghadirkan pelayanan kebidanan yang semakin berkualitas bagi masyarakat. Prosesi Wisuda ke-VIII UMLA berlangsung meriah dan penuh haru. Sebanyak 867 mahasiswa mengikuti prosesi wisuda dari berbagai program studi dan jenjang pendidikan di Universitas Muhammadiyah Lamongan. Para wisudawan hadir bersama keluarga dan orang-orang terdekat yang turut memberikan dukungan serta apresiasi atas keberhasilan mereka menyelesaikan pendidikan. Bagi Ny. Lilik Ika Wahyuni, S.Keb., momen wisuda bukan sekadar seremoni akademik, tetapi juga menjadi titik awal untuk terus mengembangkan diri dan mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di UMLA. Terus Belajar dan Mengabdi kepada Masyarakat Dengan diraihnya gelar Sarjana Kebidanan, Ny. Lilik Ika Wahyuni diharapkan dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya dalam bidang kebidanan. Semangat untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensi menjadi bekal penting dalam menjalankan pengabdian secara profesional. Wisuda ke-VIII UMLA menjadi momentum untuk merayakan capaian akademik sekaligus membuka langkah baru bagi para lulusan untuk berkarya, mengabdi, dan memberikan manfaat di tengah masyarakat. Selamat kepada Ny. Lilik Ika Wahyuni, S.Keb. atas pencapaian akademiknya. Semoga ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Lamongan dapat menjadi bekal untuk terus berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Penulis: Bait

Pendidikan

17 September 2026 | 11:09 WIB

FIKES UMLA dan PUSLAT RSML Gelar Pelatihan Preceptorship, Perkuat Kompetensi Pembimbing Klinik

Admin Web UMLA

Admin Web

#Kegiatan

UMLA NEWS – Lamongan, 17 September 2026, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) bekerja sama dengan Pusat Pelatihan (PUSLAT) Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML) menyelenggarakan Pelatihan Preceptorship selama dua hari secara daring. Kegiatan yang diikuti 100 peserta dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembimbingan klinik sekaligus memperkuat sinergi antara institusi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan. Pelatihan ini diketuai oleh Trijati Puspita Lestari, S.Kep., Ns., M.Kep. dari FIKES UMLA, bersama PUSLAT RSML yang berada di bawah penanggung jawab Musiyamah, S.Kep., Ns. Kolaborasi tersebut turut mendukung pengembangan kompetensi sumber daya manusia sekaligus memastikan pelaksanaan pelatihan relevan dengan kebutuhan pembimbing klinik di fasilitas pelayanan kesehatan. Sebanyak 100 peserta berasal dari berbagai rumah sakit mitra FIKES UMLA sebagai lahan praktik mahasiswa, yaitu RS Muhammadiyah Lamongan, RSU Muhammadiyah Babat, RSUD dr. Soegiri, RSUD Ngimbang, RS Semen Gresik, RS Muhammadiyah Kalikapas, RS Intan Medika Lamongan, RSIM Sumberejo Bojonegoro, dan RS Aisyiyah Bojonegoro. Keberagaman peserta ini memperkuat sinergi lintas fasilitas dalam meningkatkan kapasitas pembimbing klinik dan mendukung pembelajaran mahasiswa yang terstruktur serta berorientasi pada kompetensi. Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi Building Learning Commitment, anti korupsi, etika dan aspek legal pembimbing klinik, caring dan berpikir kritis dalam bimbingan, serta konsep dasar bimbingan klinik di fasilitas pelayanan kesehatan. Pembelajaran dilakukan secara interaktif melalui ceramah, diskusi, dan penugasan agar peserta dapat menghubungkan konsep yang diperoleh dengan situasi nyata dalam pembimbingan klinik. Pada hari kedua, materi diarahkan pada aspek aplikatif, meliputi metode pembelajaran klinik, metode evaluasi di fasilitas pelayanan kesehatan, serta program preceptorship dan mentorship. Peserta juga mengikuti role play program preceptorship dan mentorship untuk mempraktikkan peran sebagai pembimbing klinik. Simulasi tersebut kemudian direview oleh fasilitator melalui pemberian umpan balik terkait komunikasi, pemberian arahan, proses bimbingan, dan respons terhadap berbagai situasi pembelajaran klinik. Kegiatan praktik didukung oleh 10 fasilitator dari berbagai program studi di FIKES UMLA. Keterlibatan fasilitator lintas program studi memberikan perspektif yang beragam sekaligus memperkuat kolaborasi internal FIKES UMLA dalam pengembangan pendidikan klinik. Melalui pelatihan ini, FIKES UMLA dan PUSLAT RSML berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembimbing klinik melalui penguatan pengetahuan, keterampilan bimbingan, komunikasi, berpikir kritis, dan evaluasi. Ke depan, jejaring kerja sama dengan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan diharapkan semakin kuat dan berkelanjutan dalam membangun budaya pembelajaran klinik yang berkualitas serta mendukung peningkatan mutu pendidikan dan pelayanan kesehatan.

Kegiatan

15 September 2026 | 09:59 WIB

FIKES UMLA Gelar Yudisium ke-3 Tahun 2026, Kukuhkan 208 Lulusan dan Apresiasi Mahasiswa Terbaik

Admin Web UMLA

Admin Web

#Kegiatan

UMLA NEWS – Lamongan, 15 September 2026 – Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) menyelenggarakan Yudisium FIKES ke-3 Tahun 2026 pada Selasa (15/9/2026), bertempat di Auditorium Budi Utomo UMLA. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan untuk melangkah menuju dunia profesional maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Sebanyak 208 mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan FIKES UMLA dikukuhkan sebagai lulusan dalam kegiatan tersebut. Prosesi yudisium menjadi bagian penting dalam perjalanan akademik mahasiswa sekaligus menandai kesiapan para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu, keterampilan, dan kompetensi yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan. Dalam prosesi tersebut, Wakil Dekan I FIKES UMLA, Faizatul Ummah, S.SiT., M.Kes., M.Keb., menyampaikan Surat Keputusan Yudisium Nomor 1635/KEP/III.3.AU/F/2026 sebagai penetapan mahasiswa yang telah memenuhi seluruh persyaratan akademik untuk dinyatakan lulus. Sementara itu, Dekan FIKES UMLA, Dr. Virgianti Nur Faridah, S.Kep., Ns., M.Kep., menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan. Dalam pesannya, ia mengingatkan para lulusan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan akademik, melainkan awal untuk mengimplementasikan ilmu dan kompetensi yang telah diperoleh selama berada di bangku perkuliahan. “Kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan, tetapi awal bagi saudara untuk mengimplementasikan ilmu dan kompetensi yang telah diperoleh serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Teruslah mengembangkan diri dan jagalah nama baik almamater di mana pun berada,” pesannya. Menurutnya, tantangan yang akan dihadapi para lulusan di dunia profesional membutuhkan kesiapan untuk terus belajar, beradaptasi, serta menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme dan pengabdian kepada masyarakat. Apresiasi bagi Mahasiswa Terbaik Selain prosesi yudisium, FIKES UMLA turut memberikan apresiasi kepada mahasiswa terbaik dari program studi profesi. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik, ketekunan, dan komitmen mahasiswa selama menjalani proses pendidikan profesi. Alfina’ul Firdaus, S.Kep. ditetapkan sebagai Mahasiswa Terbaik Program Studi Profesi Ners dengan raihan IPK 4,00. Sementara itu, Faaris Agil Ananta, Amd.Ft. menjadi Mahasiswa Terbaik Program Studi Profesi Fisioterapi dengan IPK 3,73. Capaian tersebut menjadi bagian dari apresiasi FIKES UMLA terhadap mahasiswa yang menunjukkan prestasi selama menjalani pendidikan. Prestasi para mahasiswa terbaik juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan prestasi dan mengembangkan kompetensi. Yudisium FIKES ke-3 Tahun 2026 tidak hanya menjadi seremoni akademik, tetapi juga menjadi titik awal bagi para lulusan untuk membawa ilmu dan nilai-nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan ke tengah masyarakat. Selamat kepada seluruh lulusan FIKES UMLA. Selamat melangkah, berkarya, dan mengabdi.

Moto Universitas Muhammadiyah Lamongan

Inovatif, Profesional dan Islami

Untuk membangun karakter lulusan yang unggul Universitas Muhammadiyah Lamongan berpatokan kepada 3 point penting dalam pembentukan karakter manusia yang menjadi solusi di era modern.

Inovatif

Menjadi pribadi kreatif dan solutif! Mampu menciptakan atau menerapkan hal-hal baru secara kreatif dan efektif untuk menjawab tantangan zaman dan menciptakan masa depan yang lebih baik.

Profesional

Unggul dalam kompetensi, berintegritas tinggi! Memiliki pengetahuan, keterampilan, etika kerja, dan sikap yang sesuai dengan standar bidang tertentu siap bersaing di dunia nyata dan menjadi teladan di lingkungan kerja.

Islami

Berkarakter mulia, berlandaskan nilai-nilai Islam! Berpijak pada ajaran, nilai, dan prinsip Islam dalam berpikir, bersikap, dan bertindak menjadi insan yang rahmatan lil ‘alamin.

Menjadi Tempat Berkembang Dan Berkreasi

Bersama Universitas Muhammadiyah Lamongan

Tunggu apalagi ? Ayo bergabung menjadi keluarga besar Universitas Muhammadiyah Lamongan