BERITA

30 Apr 2026, 15:50 PM

UMLA Tembus Pendanaan Nasional: Dua Proposal Lolos Program Bestari Saintek 2026

Moch Fattahur Razzaq

Admin Web

UMLANEWS — Jakarta, 29 April 2026. Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional dengan turut serta dalam Kick Off Program Bestari Saintek serta Peluncuran Program Semesta Pendanaan APBN Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam penguatan ekosistem riset nasional yang berorientasi pada inovasi dan kebermanfaatan bagi masyarakat.

Sebanyak 122 tim periset dari 64 perguruan tinggi negeri dan swasta berhasil meraih pendanaan dalam program Bestari Saintek yang didukung oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bersama LPDP. Total dana sebesar Rp57 miliar dialokasikan untuk mendukung riset-riset unggulan tersebut.

Dalam sambutannya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menegaskan pentingnya keberlanjutan riset agar tidak hanya berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi mampu diwujudkan menjadi solusi nyata. “Riset yang kita lakukan harus terus berkontribusi pada pengembangan keilmuan. Salah satu caranya memang melalui jurnal ilmiah, tetapi lebih dari itu, harus kita lanjutkan menjadi karya nyata yang benar-benar bisa digunakan dan memudahkan kehidupan masyarakat di sekitar kita,” ujarnya.

Direktur Jenderal Sains dan Teknologi, Ahmad Najib Burhani, menjelaskan bahwa program ini melalui proses seleksi yang sangat ketat. Dari 8.951 pendaftar tahap Expression of Interest (EoI), sebanyak 2.499 pengusul melanjutkan ke tahap dokumen EoI, dan 545 proposal masuk ke tahap proposal teknis. Hingga akhirnya, hanya 122 tim riset yang dinyatakan lolos dan berhak mendapatkan pendanaan.

Di tengah persaingan yang kompetitif tersebut, Universitas Muhammadiyah Lamongan berhasil meloloskan dua proposal penelitian. Prestasi ini diraih oleh Uswatun Chasanah dan Muktamar Cholifah Aisiyah, dosen dari program studi Fisika.

Pada acara kick off tersebut juga dilaksanakan penandatanganan kontrak penelitian antara Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi dengan para Kepala LPPM perguruan tinggi penerima pendanaan. Universitas Muhammadiyah Lamongan diwakili oleh Abdul Rokhman selaku Kepala LPPM.

Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen UMLA dalam mengembangkan riset berkualitas yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat luas. Dengan dukungan pendanaan ini, diharapkan penelitian yang dilakukan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.

Penulis : cakman

Editor : Bait