BERITA

08 Sep 2026, 11:32 AM

UMLA Perluas Jejaring Internasional melalui Indonesian Education Fair 2026 di Timor-Leste

Admin Lesikom

Admin Web

DILI, TIMOR-LESTE — Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) terus memperluas kiprahnya di tingkat internasional. Kali ini, UMLA hadir dalam Indonesian Education Fair (IEF) 2026 yang berlangsung pada 8–10 September 2026 di KBRI Dili, Timor-Leste. Keikutsertaan tersebut menjadi kesempatan bagi UMLA untuk memperkenalkan kampus, program studi, dan berbagai peluang pendidikan kepada masyarakat Timor-Leste. Di saat yang sama, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk membangun komunikasi dan membuka peluang kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi dan lembaga pendidikan di Timor-Leste.

Rangkaian kegiatan dimulai pada 7 September 2026. Delegasi UMLA tiba di Dili dan mengikuti agenda Gala Dinner bersama peserta dan mitra yang terlibat dalam rangkaian Indonesian Education Fair 2026. Memasuki 8 September 2026, kegiatan berlanjut di Pusat Budaya Indonesia. Agenda diawali dengan pembukaan pameran dan Partnership Meeting yang mempertemukan perguruan tinggi Indonesia dengan sejumlah pihak dari Timor-Leste. UMLA kemudian turut ambil bagian dalam Pameran Pendidikan Perguruan Tinggi. Di sini, tim UMLA berkesempatan berinteraksi langsung dengan masyarakat dan calon mahasiswa untuk memperkenalkan berbagai pilihan pendidikan yang tersedia di UMLA.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan kuliah tamu dan kunjungan ke sejumlah institusi pendidikan, termasuk ISC dan UNITAL. Pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk saling mengenal, bertukar informasi, sekaligus menjajaki kemungkinan kerja sama di bidang pendidikan.

Pada 9 September 2026, kegiatan dilanjutkan dengan pameran dan presentasi perguruan tinggi. Melalui sesi tersebut, UMLA dapat menyampaikan informasi yang lebih lengkap mengenai kampus, program studi, serta peluang pendidikan kepada peserta dan calon mahasiswa. Sementara pada 10 September 2026, agenda pameran dan presentasi kembali berlangsung. Delegasi UMLA juga melakukan kunjungan ke sejumlah perguruan tinggi di Timor-Leste, termasuk UCT dan UNTL, sebelum rangkaian kegiatan Indonesian Education Fair 2026 berakhir.

Bukan Hanya Soal Promosi Bagi UMLA, keikutsertaan dalam IEF 2026 bukan hanya tentang mempromosikan kampus kepada calon mahasiswa. Ada misi yang lebih besar, yakni membangun hubungan dan jejaring pendidikan antara UMLA dengan berbagai institusi di Timor-Leste.

Kegiatan ini diikuti oleh unsur Kantor Urusan Internasional, Leksikom, Admisi dan Promosi, serta Wakil Rektor III UMLA. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa langkah internasionalisasi UMLA dilakukan secara bersama-sama, mulai dari membangun jejaring hingga memperkenalkan UMLA kepada masyarakat internasional. Wakil Rektor III UMLA, Dr. H. Alifin, SKM., M.Kes., mengatakan bahwa kehadiran UMLA di Timor-Leste merupakan bagian dari upaya universitas untuk memperluas jejaring dan membuka lebih banyak peluang kerja sama.

"Keikutsertaan UMLA dalam Indonesian Education Fair 2026 bukan hanya untuk memperkenalkan universitas kepada masyarakat Timor-Leste. Yang lebih penting adalah bagaimana kegiatan ini menjadi pintu untuk membangun kerja sama dan hubungan yang lebih luas, baik dalam bidang pendidikan, kemahasiswaan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat," ujar Dr. H. Alifin. Menurutnya, hubungan yang dekat antara Indonesia dan Timor-Leste menjadi peluang yang baik untuk mengembangkan kerja sama pendidikan.

"Kami melihat Timor-Leste sebagai salah satu mitra yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Kami berharap dari kegiatan ini akan lahir kerja sama yang konkret dan berkelanjutan. UMLA ingin menjadi perguruan tinggi yang terbuka, aktif berkolaborasi, dan mampu memberikan kontribusi di tingkat internasional," tambahnya. Dari Lamongan, Melangkah ke Dunia

Keikutsertaan dalam Indonesian Education Fair 2026 menjadi salah satu langkah UMLA untuk semakin menguatkan identitasnya sebagai "UMLA Global University".

Bagi UMLA, perjalanan ke Timor-Leste bukan sekadar perjalanan promosi. Ada kesempatan untuk bertemu, berdialog, membangun kepercayaan, dan membuka pintu kerja sama baru. Dari Lamongan, UMLA terus melangkah lebih jauh. Membawa semangat Muhammadiyah, memperluas jejaring, dan membuka kesempatan agar pendidikan UMLA dapat dikenal dan diterima di tingkat internasional. "Dari Lamongan untuk Indonesia, dari Indonesia menuju dunia."

penulis : Sulis editor : Bait