BERITA

17 Oct 2026, 10:51 AM

Prof. Sukadiono dalam Pelantikan Rektor Umla: UMLA Harus Berani Melangkah, Bergerak Cepat, dan Bekerja Keras

Admin Web UMLA

Admin Web

UMLA NEWS - Prof. Dr. Abdul Aziz Alimul Hidayar, S.Kep., Ns., M,Kes, kembali dilantik sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla) untuk periode kedua masa bakti 2026–2030, Sabtu (17/10/2026).

Pelantikan dan pengucapan sumpah jabatan Rektor Umla berlangsung di Convention Hall KH Hisyam, lantai 10 Gedung F Universitas Muhammadiyah Lamongan. Pelantikan dilakukan oleh Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Thobroni, M.Si.

Pelantikan ini menandai kelanjutan kepemimpinan Prof. Dr. Abdul Aziz Alimul Hidayar, S.Kep., Ns., M,Kes,  dalam membawa Umla menghadapi tantangan pendidikan tinggi 4 tahun ke depan, 2026–2030.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh Muhammadiyah dan pejabat daerah, di antaranya Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. Hilman Latif, MA., Ph.D, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim Prof. Dr. dr. Sukadiono, Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jawa Timur Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M serta Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan Dr. Shodiqin, M.Pd.

Turut menyaksikan prosesi pelantikan rektor Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura), Universitas Muhammadiyah Sidoarja (Umsida), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember).

Dari jajaran pemeritah kabupaten Lamongan, Bupati Dr. H. Yuhronur Efendi, M.B.A., M.Ek, Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara, S.T., B.Eng., M.Sc. beserta Forkompinda.

Tiga Pesan Ketua PWM Jatim Tiga pesan Ketua PWM Jawa Timur Prof. Sukadiono disampaikan ketika memberikan sambutan. Tiga pesan bagi kepemimpinan Umla, yakni berani, melakukan akselerasi, dan bekerja keras.

Pesan pertama adalah keberanian. Menurutnya, pemimpin harus berani mengambil langkah untuk mengembangkan institusi, termasuk keberanian mengambil keputusan strategis dalam pembiayaan dan pengembangan perguruan tinggi.

Pesan kedua adalah akselerasi. Umla perlu bergerak lebih cepat dalam melakukan perubahan, inovasi dan kreatif demi mewujudkan program-program pengembangan agar mampu menghadapi persaingan dan perubahan dunia pendidikan tinggi.

Pesan ketiga adalah kerja keras. Pengembangan perguruan tinggi membutuhkan kesungguhan, konsistensi, dan ikhtiar yang terus-menerus.

Sambil mengutip surah Al-Ankabut ayat 69, Prof Sukadiono menyampaikan, orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridaan) Kami, Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sungguh, Allah beserta orang-orang yang berbuat baik.” Prof. Sukadiono menjelaskan orang-orang yang berjihad sebagai perspektif kerja keras, lantas akan menujukan jalan-jalan kesuksesan.