BERITA

10 Oct 2022, 15:41 PM

Mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) melaksanakan program Desa Sehat Jiwa bertema Peran Keluarga Sesuai Tahap Perkembangan Keluarga Tahap Pertama & Edukasi Perawatan ODGJ di Rumah

Admin Web UMLA

Admin Web

UMLA NEWS - Mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) melaksanakan program Desa Sehat Jiwa bertema Peran Keluarga Sesuai Tahap Perkembangan Keluarga Tahap Pertama & Edukasi Perawatan ODGJ di Rumah. Kegiatan berlangsung pada Senin, 10 Oktober 2022 di Balai Desa Deket Wetan, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan. Program ini digagas untuk meningkatkan pemahaman keluarga mengenai kesehatan jiwa, terutama pada tahap perkembangan keluarga pertama dan cara merawat Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di rumah. Kegiatan ini menanggapi hasil pengkajian masyarakat yang menunjukkan adanya kebutuhan edukasi lebih mendalam terhadap perilaku kekerasan, isolasi sosial, dan penanganan ODGJ berbasis keluarga. Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan sambutan dari Ketua Penggerak PKK Desa Deket Wetan Nur Khayatin, Dosen Penanggung Jawab UMLA yang diketuai oleh Masunatul Ubudiyah, S.Kep., Ns., M.Kep dan anggotanya abdul rokhman S.Kep., Ns., M.Kep, moh. Saifudin S.Kep., Ns., M.Kep, serta Kepala Desa Deket Wetan. Kegiatan inti berisi dua materi utama, yakni Peran Keluarga dalam Tahap Perkembangan Keluarga Tahap Pertama dan Edukasi Perawatan ODGJ di Rumah. Peserta mendapatkan penjelasan mengenai fungsi keluarga dalam mendukung kesehatan mental, penanganan perilaku kekerasan, teknik komunikasi terapeutik, hingga langkah-langkah merawat pasien ODGJ dengan aman dan penuh empati. Ketua Penggerak PKK Desa Deket Wetan, Nur Khayatin, mengapresiasi kegiatan ini. “Materi yang diberikan sangat bermanfaat. Banyak keluarga yang belum tahu bagaimana menghadapi anggota keluarga dengan gangguan jiwa. Dengan edukasi seperti ini, kami berharap masyarakat lebih memahami dan tidak lagi memberi stigma,” ungkapnya Sebagai bentuk keberlanjutan program, mahasiswa bersama kader kesehatan dan perangkat desa menyusun beberapa rencana tindak lanjut. Program lanjutan tersebut meliputi pembentukan kelompok pendamping keluarga ODGJ, pelatihan berkala bagi kader dan keluarga tentang perawatan dasar dan manajemen perilaku, penyusunan modul edukasi sederhana yang dapat dipahami masyarakat, serta kolaborasi dengan Puskesmas untuk mempercepat proses rujukan apabila terjadi kondisi krisis. Selain itu, sistem kunjungan rumah akan diperkuat agar pasien yang membutuhkan pemantauan lebih intensif dapat memperoleh pendampingan secara teratur. Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang melibatkan peserta, mahasiswa, dan dosen pembimbing, diikuti dengan foto bersama. Program Desa Sehat Jiwa di Desa Deket Wetan berjalan lancar dan mendapatkan respons sangat positif dari masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa UMLA tidak hanya mendapatkan pengalaman praktik lapangan, tetapi juga berkontribusi langsung dalam meningkatkan literasi kesehatan jiwa dan memberdayakan keluarga sebagai pilar utama dalam perawatan ODGJ di rumah.