BERITA

27 May 2026, 10:09 AM

Mahasiswa Informatika Medis UMLA Dipercaya Kembangkan Sistem Pelayanan Digital RS Kemenkes Surabaya

Admin Web UMLA

Admin Web

UMLA News - Lamongan, 25 Mei 2026 - Mahasiswa Program Studi S1 Informatika Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA), Mutsna Sa Yu Zakka, berhasil menorehkan prestasi membanggakan melalui program magang di Rumah Sakit Kemenkes Surabaya. Ia menjadi mahasiswa pertama sekaligus satu-satunya dari UMLA yang mendapatkan kesempatan mengikuti program magang di salah satu rumah sakit milik Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tersebut.

Kesempatan ini menjadi pengalaman berharga sekaligus bukti bahwa mahasiswa UMLA mampu bersaing dan dipercaya untuk terlibat langsung dalam pengembangan teknologi informasi di lingkungan rumah sakit. Selama menjalani magang, Mutsna ditempatkan di Unit Teknologi Informasi (IT) dengan peran sebagai Programmer, sehingga terlibat secara langsung dalam proses analisis, pengembangan, hingga implementasi sistem berbasis digital.

Salah satu pencapaian terbesar yang berhasil diraih adalah pengembangan Sistem Pendaftaran Online Pasien dan Jadwal Dokter yang terintegrasi dengan SIMRS. Sistem ini tidak hanya dirancang dari tahap awal, tetapi juga berhasil diimplementasikan dan saat ini telah digunakan sebagai layanan resmi untuk mempermudah proses pendaftaran pasien di RS Kemenkes Surabaya. Kehadiran sistem tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pelayanan, mengurangi antrean, serta memberikan kemudahan akses bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.

Tidak berhenti di situ, Mutsna juga dipercaya untuk melakukan pengembangan pada website resmi RS Kemenkes Surabaya. Dalam proyek tersebut, ia berhasil menambahkan sejumlah fitur penting yang mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat, di antaranya fitur Jadwal Dokter yang memudahkan pasien mengetahui jadwal praktik tenaga medis serta modul Laporan Tahunan Rumah Sakit yang berfungsi sebagai media publikasi informasi dan transparansi kinerja rumah sakit.

Kepercayaan yang diberikan kepada mahasiswa UMLA untuk mengerjakan proyek nyata di lingkungan rumah sakit menunjukkan kompetensi lulusan Program Studi S1 Informatika Medis dalam bidang rekayasa perangkat lunak, pengembangan sistem informasi, dan transformasi digital di dunia kesehatan. Program magang ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan ke dalam dunia kerja secara profesional.

Keberhasilan Mutsna Sa Yu Zakka diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi, memperluas pengalaman, serta berani mengambil peluang dalam berbagai program magang industri. Prestasi ini sekaligus menjadi bukti komitmen Program Studi S1 Informatika Medis Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Lamongan dalam mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan era digital, khususnya di bidang teknologi informasi untuk sektor kesehatan. Apresiasi juga datang dari pembimbing lapangan di Unit Teknologi Informasi RS Kemenkes Surabaya. Menurutnya, Mutsna menunjukkan kemampuan yang baik dalam memahami kebutuhan pengguna, menyelesaikan permasalahan teknis, serta beradaptasi dengan lingkungan kerja rumah sakit yang memiliki standar tinggi.

"Selama menjalani magang, Mutsna memiliki semangat belajar yang tinggi, mampu bekerja sama dengan tim, serta menunjukkan kompetensi yang baik dalam pengembangan sistem. Sistem pendaftaran online yang dikembangkan berhasil diimplementasikan dengan baik dan memberikan nilai tambah bagi pelayanan rumah sakit. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal berharga untuk kariernya di masa depan," ungkap pembimbing lapangan mohammad hatami, S.Kom.

Lebih lanjut, pembimbing lapangan menilai bahwa keterlibatan mahasiswa dalam proyek nyata seperti ini memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Rumah sakit memperoleh ide dan inovasi dari generasi muda, sementara mahasiswa mendapatkan pengalaman profesional yang tidak diperoleh hanya melalui pembelajaran di kelas. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan rumah sakit perlu terus diperkuat untuk menghasilkan sumber daya manusia yang siap menghadapi transformasi digital di sektor kesehatan.