BERITA
25 Jul 2026, 11:41 AM
Admin Web UMLA
Admin Web
UMLA News - Lamongan, 25 Januari 2026 – Festival Anak Sholeh Muhammadiyah (FASHMU) III Tingkat Jawa Timur yang digelar di Gedung E Lantai 10 Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan karakter dan kaderisasi generasi Islam. Hal tersebut ditegaskan dalam keynote speech yang disampaikan oleh KH. Fathurrahman Kamal, Lc., M.S.I., selaku Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.
Dalam paparannya, KH. Fathurrahman Kamal menegaskan bahwa tujuan utama penyelenggaraan FASHMU adalah menyiapkan lahirnya umat terbaik (khairu ummah) yang mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan kemanusiaan. Menurutnya, membangun generasi unggul harus dimulai sejak usia dini melalui pembinaan akidah, akhlak, ilmu pengetahuan, serta kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
"FASHMU bukan hanya tentang mencari siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana kita menyiapkan umat terbaik. Anak-anak yang hadir hari ini adalah calon pemimpin masa depan yang akan menentukan arah peradaban. Karena itu, mereka harus dibina dengan ilmu, iman, akhlak, dan semangat untuk memberi manfaat bagi sesama," ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa konsep khairu ummah sebagaimana diajarkan dalam Al-Qur'an tidak hanya menekankan keunggulan intelektual, tetapi juga tanggung jawab untuk menegakkan nilai-nilai kebaikan, mengajak kepada kebajikan, dan mencegah kemungkaran. Oleh sebab itu, pendidikan Muhammadiyah memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral dan kepedulian sosial.
KH. Fathurrahman Kamal juga mengapresiasi penyelenggaraan FASHMU III sebagai bentuk nyata komitmen Muhammadiyah dalam melakukan kaderisasi secara berkelanjutan. Berbagai cabang lomba yang dipertandingkan dinilai menjadi media untuk menggali potensi, menumbuhkan rasa percaya diri, sekaligus memperkuat kecintaan anak-anak terhadap ajaran Islam dan Persyarikatan Muhammadiyah.
Menurutnya, tema "Aksi Nyata Anak Muhammadiyah, Dari Jawa Timur untuk Peradaban Dunia" menjadi pengingat bahwa setiap anak Muhammadiyah memiliki tanggung jawab untuk mempersiapkan diri sebagai generasi yang mampu menjawab tantangan zaman dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Al-Qur'an dan As-Sunnah.
Menutup keynote speech-nya, KH. Fathurrahman Kamal mengajak seluruh peserta, guru, dan orang tua untuk menjadikan FASHMU sebagai bagian dari gerakan bersama dalam melahirkan generasi Qurani yang unggul, berprestasi, dan siap menjadi umat terbaik yang membawa rahmat bagi Indonesia maupun peradaban dunia.