BERITA

11 Aug 2026, 14:56 PM

Kesehatan Mental Mahasiswa Jadi Prioritas: Layanan BK UMLA Gandeng Mahasiswa S2 Psikologi UM Sukses Inisiasi Program ISC

Admin Lesikom

Admin Web

UMLA News — Layanan Bimbingan Konseling Universitas Muhammadiyah Lamongan (BK UMLA) terus menunjukkan komitmen nyatanya dalam mewujudkan lingkungan kampus yang ramah kesehatan mental. Bekerja sama dengan mahasiswa Magister Psikologi Universitas Negeri Malang (UM), Layanan BK UMLA sukses menyelenggarakan Program Improving Self-Compassion (ISC) bagi mahasiswa S1 Keperawatan UMLA, pada 3-7 Agustus 2026 di Gedung B.203 UMLA.

Program pelatihan intensif selama lima hari ini dipandu oleh fasilitator Innaha Fahrish Safitri, S.Pd., dengan menerapkan metode hybrid (tiga sesi offline dan dua sesi online). Rangkaian kegiatan dirancang khusus untuk memperkuat kesejahteraan psikologis (psychological well-being) mahasiswa dalam mengelola tekanan akademik maupun tantangan kehidupan sehari-hari melalui self-compassion, sehingga kesehatan mental mahasiswa tetap terjaga.

Selama program berlangsung, para peserta dibekali dengan berbagai latihan keterampilan psikologis berbasis bukti ilmiah, seperti Loving-Kindness Meditation, Self-Kindness Exercise, Just Like Me Meditation, Shared Humanity Journaling, Mindfulness Practice, hingga penulisan Self-Compassionate Letter. Melalui metode ini, mahasiswa diajak untuk melatih respons yang lebih baik kepada diri sendiri saat mengalami kesulitan dan kegagalan, meminimalisir kritik diri yang berlebihan, menyadari bahwa kesulitan dan kegagalan merupakan bagian dari kehidupan manusia, serta menerima emosi yang dirasakan tanpa menghakimi dan terlalu larut didalamnya.

Kepala Layanan Bimbingan Konseling (BK) UMLA, Moh. Saifudin, S.Kep., Ns., S.Psi., M.Kes., menegaskan bahwa inisiasi program pelatihan ini merupakan bagian dari langkah strategis BK UMLA dalam mendampingi mahasiswa secara holistik, tidak hanya dari aspek akademis tetapi juga kesiapan emosional. “Layanan BK UMLA berkomitmen untuk terus menghadirkan support system yang aman, inklusif, dan responsif bagi seluruh civitas akademika. Melalui program ISC ini, kami ingin memastikan bahwa mahasiswa UMLA tidak hanya tangguh secara intelektual, tetapi juga memiliki ketahanan emosional dan kesehatan mental yang optimal dalam menghadapi setiap tantangan perkuliahan maupun kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Inisiatif program pelatihan ISC ini sekaligus menjadi wujud nyata kontribusi Layanan BK UMLA dan Psikologi UM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) yang telah ditetapkan oleh PBB, khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui penyediaan layanan kesehatan mental preventif di lingkungan kampus. Selain itu, kolaborasi ini juga menyokong SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) lewat pendampingan belajar yang inklusif, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui sinergi kemitraan akademis antar-perguruan tinggi.

Melalui sinergi akademis ini, Layanan BK UMLA membuktikan perannya sebagai mitra tumbuh kembang mahasiswa yang siap memberikan pelayanan bimbingan dan konseling lewat edukasi mental yang aplikatif dan profesional, berkelanjutan, serta relevan dengan kebutuhan generasi muda.

Penulis: Innaha Fahrish Safitri Editor : Bait