BERITA

25 Jul 2026, 11:25 AM

FASHMU III Jawa Timur di UMLA: Bukan Sekadar Festival, tetapi Persiapan Kader Masa Depan

Admin Web UMLA

Admin Web

UMLA News - Lamongan, 7 Juli 2026 – Festival Anak Sholeh Muhammadiyah (FASHMU) III Tingkat Jawa Timur yang diselenggarakan di Gedung E Lantai 10 Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) berlangsung meriah dan penuh semangat. Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan karakter dan penguatan kaderisasi bagi anak-anak Muhammadiyah dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Dr. KH. Shodikin menegaskan bahwa FASHMU bukan sekadar festival biasa, melainkan festival yang benar-benar dirancang untuk membentuk generasi saleh dengan indikator yang terukur melalui berbagai cabang perlombaan yang diselenggarakan.

“Festival ini bukan sekadar festival anak saleh dalam arti umum. Anak saleh itu memiliki indikator-indikator yang dilombakan. Artinya, kita benar-benar sedang mempersiapkan kader masa depan. Anak-anak kita inilah yang kelak akan menjadi pengganti kita, bahkan harus lebih hebat dari kita,” ujarnya di hadapan peserta dan tamu undangan.

Beliau juga menyampaikan pesan mendalam dengan mencontohkan kisah Nabi Yakub AS. Menurutnya, ketika Nabi Yakub menjelang wafat, yang beliau tanyakan kepada anak cucunya bukanlah persoalan duniawi seperti harta, pekerjaan, atau apa yang akan dimakan. Pertanyaan utama Nabi Yakub adalah tentang siapa yang akan mereka sembah dan bagaimana mereka menjaga keimanan setelah beliau wafat.

“Ketika Nabi Yakub akan wafat, yang ditanyakan bukan ‘setelah aku mati kalian jadi apa, makan apa, atau punya apa’. Bukan itu. Yang beliau tanyakan adalah bagaimana keimanan anak-anak dan cucunya setelah beliau tiada. Ini menunjukkan bahwa yang paling penting adalah akidah dan keberlanjutan generasi yang beriman,” tutur beliau.

Pesan tersebut mendapat perhatian serius dari para peserta dan pendamping. FASHMU III diharapkan menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sejak dini, sehingga lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam akidah, ibadah, akhlak, dan kepemimpinan.

Dengan semangat tema “Aksi Nyata Anak Muhammadiyah, Dari Jawa Timur untuk Peradaban Dunia”, kegiatan ini menjadi bukti komitmen Muhammadiyah dalam membina generasi penerus yang siap menghadapi tantangan zaman sekaligus menjaga nilai-nilai keislaman sebagai fondasi utama kehidupan.