BERITA
10 Aug 2024, 08:56 AM
Admin Web UMLA
Admin Web
UMLA NEWS — Tim dosen Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Pemberdayaan Remaja melalui Program LAPOR PAKS (Lapor Perilaku Kekerasan Seksual)” di Desa Siman, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, sebagai upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual pada remaja. Kegiatan PKM ini diketuai oleh Suhariyati, S.Kep., Ns., M.Kep, dengan anggota Shinta Alifiana Rahmawati, S.ST., M.Keb dan Moh. Saifudin, S.Kep., Ns., M.Kep. Program dilaksanakan pada 10 Agustus 2024 dan menyasar 20 remaja Desa Siman sebagai kelompok rentan terhadap risiko kekerasan seksual. Program LAPOR PAKS dirancang sebagai bentuk pemberdayaan remaja berbasis komunitas, dengan memberikan edukasi mengenai bentuk-bentuk kekerasan seksual, cara pencegahan, serta mekanisme penanganan dan pelaporan jika terjadi kasus kekerasan seksual di lingkungan masyarakat. Dalam kegiatan ini, tim PKM juga mensosialisasikan peran Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) UMLA sebagai lembaga rujukan pelaporan dan pendampingan korban. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara tatap muka di Balai Desa Siman, diawali dengan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal peserta, dilanjutkan dengan penyampaian materi, diskusi interaktif, dan post-test untuk menilai peningkatan pemahaman remaja setelah mengikuti program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja terkait pengenalan, pencegahan, dan penanganan perilaku kekerasan seksual. Sebagai bentuk inovasi dan keberlanjutan program, tim PKM juga menyediakan media pelaporan berbasis barcode yang ditempel di area publik desa. Media ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat, khususnya remaja, dalam melaporkan dugaan kasus kekerasan seksual secara cepat dan aman. Ketua tim PKM, Suhariyati, menyampaikan bahwa Program LAPOR PAKS diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun lingkungan desa yang aman dan ramah remaja. “Melalui pemberdayaan remaja, kami berharap muncul kesadaran, keberanian melapor, serta sistem dukungan yang mampu mencegah terjadinya kekerasan seksual di masyarakat,” ujarnya. Kegiatan PKM ini juga melibatkan mahasiswa Keperawatan UMLA sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual dan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain itu, luaran kegiatan telah menghasilkan artikel ilmiah yang disubmit pada jurnal pengabdian masyarakat serta HKI poster sebagai bentuk hilirisasi hasil pengabdian. Melalui kegiatan ini, Universitas Muhammadiyah Lamongan menegaskan komitmennya dalam mendukung program nasional pencegahan kekerasan seksual serta penguatan peran perguruan tinggi dalam menciptakan masyarakat yang sehat, aman, dan berdaya.