BERITA

20 Jul 2026, 06:19 AM

BAPS FEB dan FSTP 2026, WR I UMLA: Kompetensi Saja Tidak Cukup, Lulusan Harus Profesional dan Bermanfaat bagi Umat

Admin Web UMLA

Admin Web

UMLA News - Lamongan, 20 Juli 2026 – Pada pelaksanaan sesi kedua Baitul Arqom Purna Study yang diikuti mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) serta Fakultas Sains, Teknologi, dan Pendidikan (FSTP) UMLA di Convention Hall KH. Hisjam, Lantai 10 Gedung E UMLA Tower, Wakil Rektor I UMLA, Dr. H. Arifal Aris, M.Kes., menyampaikan materi bertajuk Etos Kerja Kader Muhammadiyah. Dalam materinya, Dr. H. Arifal Aris menegaskan bahwa bekerja bukan sekadar mencari penghasilan, melainkan merupakan bagian dari ibadah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan keikhlasan. Menurutnya, lulusan perguruan tinggi harus memiliki kompetensi yang terus dikembangkan agar mampu bersaing di dunia kerja yang semakin dinamis. Ia menjelaskan bahwa setiap lulusan memiliki kompetensi sesuai bidang keilmuannya. Namun, yang akan menjadi pembeda adalah kompetensi tambahan yang diperoleh melalui pelatihan, sertifikasi profesi, maupun pengalaman yang mendukung pengembangan diri. "Semua lulusan memiliki kompetensi masing-masing, tetapi yang membedakan adalah kompetensi tambahannya. Karena itu, manfaatkan setiap kesempatan untuk meningkatkan kemampuan dan mengikuti sertifikasi profesi," pesannya di hadapan ratusan peserta. Selain kompetensi, Dr. Arifal juga mengingatkan pentingnya menjadikan pekerjaan sebagai bentuk ibadah yang berorientasi pada ridha Allah SWT. Profesionalisme, menurutnya, harus selalu diiringi dengan keikhlasan sehingga setiap pekerjaan tidak hanya bernilai dunia, tetapi juga bernilai akhirat. Ia juga menekankan pentingnya pengalaman berorganisasi sebagai bekal kepemimpinan dan pengabdian kepada masyarakat. Pengalaman tersebut akan membentuk kemampuan komunikasi, kepedulian sosial, serta kesiapan mahasiswa ketika dipercaya memegang amanah di lingkungan kerja maupun masyarakat. "Kader Muhammadiyah harus mampu mengembangkan karier dengan tetap berlandaskan nilai-nilai dakwah sehingga keberadaannya dapat memberikan manfaat bagi umat," ungkapnya. Menutup penyampaiannya, Dr. H. Arifal Aris merangkum empat prinsip utama etos kerja kader Muhammadiyah, yaitu kerja adalah ibadah, profesionalisme dalam berkarya, ikhlas berorientasi akhirat, serta senantiasa memberikan manfaat bagi umat. Melalui materi tersebut, kegiatan Baitul Arqom Purna Studi diharapkan mampu memperkuat karakter calon alumni FEB dan FSTP UMLA agar tidak hanya unggul dalam kompetensi akademik dan profesional, tetapi juga memiliki nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai bekal untuk berkarya, mengabdi, dan memberi manfaat bagi masyarakat.